(DARI TABLOID BISNIS UANG NO.
22/1/26 MEI-8 JUNI 2005 , rubrik lika-liku)
SI
RATU BISNIS ONLINE DARI KOTA APEL
Siapa
sih yang tidak pengen mengelola bisnis yang berhasil mendulang keuntungan
besar? Apalagi kalau pengelolaan perusahaanya sesimpel ketika kita
menekan tombol-tombol di komputer. Kalau begitu, mari kita tanyakan
Erdini Enggar.
Dini-sapaan akrabnya- adalah wanita muda bersahaja kelahiran Malang,
Jawa Timur yang tengah menapaki sukses mengelola lebih dari dua
puluh situs e-commerce (bisnis lewat internet).
Masing-masing situsnya dijalankan berdasarkan komoditi usaha yang
berbeda pula. Dini berkolaborasi dengan sang suami tercinta dalam
menggerakkan perpputaran roda usahanya itu.
Kalau boleh disebutkan, sebagian kecil situs-situs miliknya antara
lain : www.pengusahawanita.com,
www.wanitasukses.com,
www.bisniswanita.com,
www.bisnisbusana.com
, www.anakjenius.com,
www.bayicerdas.com,
www.pengusahainternet.com,
www.pengusahaIndonesia.com,
dll.
Rupanya, tak hanya bisnis e-book saja yang dibisniskan, tapi wanita
26 tahun ini juga telah mampu memasarkan mesin produksi seperti
mesin penggorengan, obat hera, dan jasa pelatihan bisnis.
“Saat ini masih banyak lagi situs kami yang belum selesai,
ke depan saya sedang mempersiapkan situs kesehatan, majalah elektronik
untuk wanita, dan sedang menjajaki bisnis property lewat internet”,
tutur ibu dua putera ini optimis.
Bagaimana mengelola situs sebanyak itu ? Apa tidak puyeng? Dia menjelaskan
bahwa dengan internet, semuanya dapat dipermudah karena internet
mengotomatiskan bisnis kita.
“Masih banyak peluang di dunia internet yang bisa Anda masuki.
Apalagi dengan sasaran yang jelas seperti orang-orang terpelajar
yang mengakses Internet dan pasar yang mendunia, membuat kami selalu
tidak pernah berhenti mencari peluang”, tandas dia.
Proses
Dini
memang dibesarkan dari keluarga yang menyukai wiraswata. Itulah
sebabnya, dia punya keyakinan finansial bahwa membangun usaha sendiri
itu jauh lebih menguntungkan ketimbang menjadi pegawai kantoran.
Apa yang telah diraihnya sekarang boleh dibilang sebuah proses yang
cukup lama dan penuh rintangan.. Perempuan yang sempat tersesat
di Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Malang, ini sebenarnya
telah merintis usaha yang lebih kelihatan, yakni bisnis pendidikan.
Tapi semua bisnis yang dijalankan tak semulus yang direncanakan.
Suatu hari, dia pernah kehilangan sekolah-objek yang cukup vital
buat seorang guru-karena kontrak perjanjian sewa-menyewanya dibatalkan
secara sepihak oleh pihak pengelola gedung.
Waktu itu murid kami (yang menempati gedung itu) padahal sudah banyak”,
kenang Dini.
Berbekal pengalaman mengajar, sebagai guru bahasa Inggris tingkat
anak-anak sewaktu mahasiswa, itulah yang lantas membuat Dini cukup
pede ingin menggeluti usaha pendidikan anak setelah lulus kuliah.
Namun, gara-gara urusannya dengan pihak pengelola gedung tadi tak
kunjung usai, ibu berputera dua ini tampaknya harus menunda sementara
waktu untuk memiliki usaha pendidikan.
Dini tak menyalahkan siapa-siapa atas peristiwa tersebut, karena
dia sendiri sadar bahwa mengelola usaha yangberangkat dari nol puthul
memang bayak tantangan dan hambatannya.
Dia menyadari betapa sulit memulai sebuah usaha pendidikannya itu
seperti, mencari namun harus kehilangan banyak murid, sulitnya mengatur
dan mencari SDM yang sevisi, dll.
Belajar dari kegagalan! Kata kunci ini yang pada akhirnya membuat
bisnis sekolahnya sampai hari ini tetap hidup. Singkat cerita, Dini
lantas mengemasnya menjadi Lembaga Bimbingan Belajar Anak Plus (LBB
Anak Plus) Dan kini telah memiliki 10 cabang diberbagai kota di
Indonesia.
“Menurut saya, semua yang kita kerjakan harus diladasi keikhlasan
dan ibadah kepada Allah. Pengabdian, dukungan suami dan keluarga
sangat memberi motivasi terhadap yang saya lakukan selama ini,:
tutur perempuan yang aktif sebagai kolumnis di rubrik pendidikan
di beberapa majalah anak dan keluarga Islam.
Uniknya, semua bisnis yang dijalankannya dikerjakan secara otomatis.
Bisnis online yang ditekuninya malah berawal dari kesengajaan. Mulanya
sekedar hobi browsing saja.
“Karena itu bisnis sayapun berjalan dari proses yang dari
bawah sekali. Tapi saya menikmatinya terlebih setelah usaha online
juga kami jalankan. Semua produk bisa kami pasarkan lewat sana”,
ujar Dini yang juga pelahap bacaan-bacaan bisnis untuk mencari inspirasi.
Dari satu bisnis onlinenya saja, dia mengaku bisa mengantongi ratusan
ribu rupiah perhari. Itu belum termasuk bisnis sampingannya yang
lain.
Nah, bagi Anda yang tertarik untuk curhat seputar bisnisnya, silakan
saja klik di situs-situs miliknya.
Sang ratu bisnis online ini InsyaaAllah akan menyediakan waktu untuk
Anda.